Loker Banda Aceh - Berbagi Info Kerja di Aceh, Info CPNS, Karir BUMN, Rekrutmen Perusahaan Swasta, Info Recruitment Bank di Seluruhh Indonesia.

Lowongan Kerja Oktober 2016 - Info CPNS, Rekrutmen Terbaru Perusahaan BUMN dan Swasta, Info Recruitment Bank dan Informasi Lowongan Kerja Terbaru lainnya.

Tips Menulis Curriculum Vitae

Belum lengkap rasanya jika hanya posting LOWONGAN KERJA saja, kali ini ADMIN membagi tips untuk para ANDA semuanya “Tips menulis Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup dan sering disebut RESUME” yang baik dan memiliki aturan yang berbeda-beda sesuai dengan tempat dan sudut pandang yang berbeda disetiap tempat kita melamar pekerjaan.


Sebagai contoh format standar Amerika Serikat (USA) dalam Resume atau Curriculum Vitae tidak mencantumkan data atau hal-hal yang dianggap sangat pribadi seperti foto,tempat tanggal lahir, status perkawinan dan sebagainnya.
Namun berbeda dengan Indonesia justru sebaliknya, justru di Indonesia lebih mengutamakan bahkan wajib mencantumkan Data pribadi seperti Foto, tempat tanggal lahir dan status perkawinan.
Berikut Tips yang harus diperhatikan dalam Menulis Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup untuk Perusahaan/Instansi/Lembaga maupun Pemerintah di Indonesia ( baik untuk Perusahaan/Lembaga Lokal dan Nasional maupun International).

A. Urutan Penulisan Curriculum Vitae (Resume, Daftar Riwayat Hidup)


1. Identitas (Data Pribadi)

Cantumkan identitas anda dengan jelas, seperti : Nama Lengkap, Jenis Kelamin, Tempat dan Tanggal Lahir, Kewarganegaraan, Agama, Status Perkawinan, Tinggi dan Berat Badan, Alamat Lengkap, Telepon & HP, serta e-mail (bila ada).
Khusus untuk e-mail, sebaiknya anda memilikinya. Jika tidak memilikinya, anda dapat membuat alamat email di Gmail, Yahoo, atau Hotmail dan sebagainya.

2. Pendidikan
Cantumkan pendidikan formal dan pelatihan/kursus yang pernah anda ikuti; lengkap dengan tahun masuk dan tahun lulus, jurusan, jenjang studi, dan nama lembaganya. Urutannya dimulai dari pendidikan formal terlebih dulu, baru kemudian pendidikan non formal (pelatihan, kursus, dsb).

3. Kemampuan
Uraikan secara singkat kemampuan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Misalkan anda melamar kerja di bidang akuntansi, maka jelaskan secara singkat bahwa anda memahami akuntansi dan administrasi, sistem perpajakan, biasa bekerja menggunakan komputer, dsb-nya. Tentu saja kemampuan-kemampuan yang anda tulis/cantumkan tersebut harus benar-benar anda miliki. Jangan mencantumkan kemampuan yang tidak anda miliki.

4. Pengalaman kerja
Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya, lengkap dengan pangkat, jabatannya, jenis pekerjaan, prestasi (bila ada), tanggung jawab dan wewenang pekerjaan. Serta periode kerja, yaitu bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri posisi tersebut.
Urutannya dimulai dari pekerjaan (atau jabatan atau posisi) terakhir.

5. Pengalaman Organisasi (bila ada)
Cantumkan pengalaman organisasi yang relevan (sesuai atau berhubungan) dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 5 ini.

6. Referensi Kerja (bila ada)
Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).
PENTING : Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, anda harus sangat yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui tentang anda serta akan memberikan informasi positif mengenai diri anda. Seandainya anda ragu-ragu bahwa orang tersebut akan memberikan informasi positif tentang anda, maka anda tidak perlu mencantumkan referensi kerja tersebut (lewati saja yang nomor 6 ini).


7. Pengalaman lain yang menunjang (bila ada)

Cantumkan pengalaman lain yang menunjang "promosi anda". Dan sebaiknya yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Jika anda melamar untuk posisi pemograman komputer, maka pengalaman anda sebagai Ketua RW atau juara bulutangkis, tentunya tidak relevan. Jadi bila tidak ada yang serupa,lebih disarankan untuk anda lewati saja nomor 7 ini.

B. KERTAS, HURUF, FOTO, DOKUMEN PENDUKUNG


1. Gunakan Kertas Putih Polos

CV harus polos tidak menggunakan background image (latar bergambar). Sebaiknya jangan menggunakan form CV yang dijual di toko-toko.

2. Diketik dengan Huruf Standar Surat Resmi
CV jangan ditulis tangan, namun diketik. Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Arial atau Times New Roman.

3. Foto Terbaru
Lampirkan pas foto terbaru ukuran 3x4 atau 4x6. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (misalkan jas lengkap dengan dasi).

4. Dokumen Pendukung
Lampirkan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam CV (Resume), seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat atau penghargaan, dsb (dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy).
Agar dokumen pendukung yang dilampirkan tidak terlalu banyak, sebaiknya anda menyeleksi/menyortir dokumen mana yang paling penting dan relevan untuk dilampirkan.
PENTING : Bila transkrip nilai anda tidak bagus, maka anda tidak perlu melampirkannya. Karena CV atau resume tersebut merupakan promosi diri anda. Namun, seandainya perusahaan penerima kerja meminta/mensyaratkan untuk melampirkan transkrip nilai, barulah anda "terpaksa" melampirkannya.Sebaliknya jika transkrip nilainya bagus, anda justru harus melampirkannya.

C. SARAN PENTING Yang Wajib Dibaca sebelum menulis CV/Resume

1.JUJUR, JANGAN BERBOHONG
Ingat, jangan pernah sekalipun menuliskan pada CV Anda suatu pengalaman kerja yang anda sendiri tidak mengalaminya. Memang seseorang terkadang merasa gengsi dengan pengalaman yang dia miliki, karena merasa kalah pengalaman. “Percayalah pada diri anda sendiri bahwa anda mempunyai kelebihan yang orang lain tidak punya”.

2.JUMLAH HALAMAN
Pada umumnya CV hanya terdiri dari 1 (satu) atau 2 (dua) halaman. Namun jika memang riwayat pekerjaan/karir anda sangat banyak, juga pendidikan/kursus/pelatihan anda sangat banyak. Dan anda menganggap bahwa itu penting untuk ditampilkan, maka anda boleh menambahkannya menjadi 3 (tiga) halaman CV sebagai lampiran Surat Lamaran Kerja, tidak masalah.Tetapi khusus untuk Surat Lamaran Kerja, tetap upayakan 1 (satu) halaman.

3.TATA BAHASA, TANDA BACA, DAN EJAAN
Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tata bahasa, tanda baca, dan ejaan. Bacalah kembali tata bahasa di buku atau Kamus Bahasa Indonesia.
Jika anda menulis CV dalam Bahasa Inggris, dan anda belum yakin, maka cobalah minta dicek kembali atau di-review oleh teman/kerabat yang menguasai Bahasa Inggris tersebut.
a.Eksplisit (Gamblang, Jelas)
Jangan membuat orang yang membaca CV atau resume anda mengintepretasikan atau mengartikan hal yang berbeda.
Contoh sederhana : Di CV pada bagian pendidikan, misalkan: anda menuliskan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila, dan tidak menambahkan nama kota lokasinya. “Jangan pernah berasumsi bahwa pembaca pasti tahu “. Oleh karena itu tambahkan nama kota dibelakangnya, menjadi Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila - Jakarta.

b.Mudah Dibaca dan Mudah Dipahami
Jika CV yang dibuat kacau-balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya. Oleh karena itu sangat penting membuat CV yang mudah dibaca, mudah dicerna, urutannya jelas, dan logis.
Bila perlu bagian-bagian atau kata-kata yang anda anggap sangat penting untuk ditonjolkan, dapat ditulis dengan huruf tebal (bold). Namun jangan terlalu banyak bagian yang ditebalkan, sehingga tidak terlihat lagi bagian yang sangat penting tersebut.

“Semoga bermanfaat bagi ANDA semua, mudah-mudahan Cepat dapat KERJA ya...
Jangan Lupa Update terus Blog ini, Jika ANDA sudah dapat pekerjaan.
Salam Kenal Semua

Tips Menulis Curriculum Vitae Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andriadi A.M.d
Andriadi
LOWONGAN KERJA DESEMBER 2016 - JANUARI 2017 Updated at: 9:16 AM

0 comment:

Post a Comment

Jika Ada Pertanyaan ataupun Saran yang bermanfaat silahkan komentar dibawah ini. Dilarang SPAM di situs ini.